Askrindo

Jelang Mudik Lebaran 2026, Askrindo Dorong Mitigasi Risiko Perjalanan

Jelang Mudik Lebaran 2026, Askrindo Dorong Mitigasi Risiko Perjalanan
Jelang Mudik Lebaran 2026, Askrindo Dorong Mitigasi Risiko Perjalanan

JAKARTA - Menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 2026, perhatian terhadap keselamatan perjalanan dan perlindungan aset menjadi semakin penting. 

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) mengambil langkah proaktif dengan mengajak masyarakat untuk memitigasi risiko perjalanan mudik melalui produk asuransi. Direktur Utama Askrindo, Fankar Umran, menekankan bahwa kesadaran akan perlunya perlindungan diri dan aset masih perlu ditingkatkan.

“Berasuransi kecelakaan dirilah sebelum berangkat ke mana-mana, karena kita tahu bahwa setiap terjadi mudik ramai seperti ini, selalu ada laporan kecelakaan dan banyak kejadiannya,” kata Fankar. 

Ia menekankan bahwa memiliki perlindungan melalui asuransi kecelakaan diri dan asuransi mikro bisa menjadi langkah preventif yang efektif.

Asuransi Kecelakaan Diri: Perlindungan Penting Saat Mudik

Asuransi kecelakaan diri (personal accident) menjadi produk utama yang dianjurkan Askrindo bagi para pemudik. Produk ini menawarkan santunan hingga Rp20 juta dengan premi yang relatif terjangkau. Fankar menyatakan bahwa risiko kecelakaan meningkat signifikan selama periode mudik karena tingginya volume kendaraan di jalan raya.

“Ini penting, terutama di masa-masa hiruk pikuk kendaraan, masa-masa Lebaran,” jelas Fankar. Ia berharap masyarakat dapat memahami manfaat langsung dari memiliki asuransi tersebut, termasuk perlindungan finansial bagi diri sendiri atau keluarga bila terjadi insiden tak terduga.

Selain perlindungan terhadap kecelakaan, produk ini juga mencakup klaim yang dapat diakses dengan mudah. Askrindo menegaskan bahwa seluruh proses klaim tetap berjalan lancar, meski di masa libur panjang Idul Fitri, berkat sistem internal yang selalu siap melayani nasabah.

Asuransi Mikro: Lindungi Rumah dan Tempat Usaha

Tidak hanya perjalanan, Fankar juga mengingatkan pentingnya perlindungan bagi aset yang ditinggalkan saat mudik. Askrindo menyediakan produk Asuransi Mikro Rumahku dan Asuransi Mikro Usahaku. Produk ini dirancang untuk melindungi rumah maupun tempat usaha dari risiko kebakaran, pencurian, dan bencana alam.

Besaran santunan yang diberikan cukup fleksibel, disesuaikan dengan jenis aset. Nasabah dapat memperoleh santunan sebesar Rp2,5 juta untuk gerobak usaha, Rp5 juta untuk kios, dan Rp20 juta untuk rumah. Premi yang dibayarkan per tahun relatif ringan, sekitar Rp40 ribu, sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.

Proses Klaim Mudah dan Cepat

Fankar menegaskan kemudahan akses klaim sebagai salah satu keunggulan Askrindo. Nasabah dapat mengajukan klaim melalui Call Center 1500-405, email care@askrindo.co.id, atau WhatsApp 0851-7987-7515. Bagi pelaku usaha binaan BUMN, lembaga pemerintah, maupun Alfamart, klaim dapat diajukan melalui institusi yang membina mereka.

“Kalau terjadi kecelakaan, ada masalah kebakaran, atau gempa, dan sebagainya, pembayaran klaim itu akan diberikan secara tunai langsung dalam kurang lebih lima hari,” ujar Fankar. 

Mekanisme ini memastikan pemudik tidak perlu khawatir kehilangan perlindungan finansial saat momen libur Lebaran.

Edukasi dan Kesadaran Masyarakat

Selain menyediakan produk dan mekanisme klaim yang efisien, Askrindo juga berfokus pada edukasi masyarakat terkait pentingnya asuransi. Fankar mengakui bahwa masih banyak masyarakat yang belum menyadari urgensi perlindungan asuransi, baik untuk diri sendiri maupun aset yang dimiliki.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa asuransi bukan sekadar formalitas, tapi perlindungan nyata yang memberikan rasa aman dan mitigasi risiko,” jelasnya. Kesadaran ini diharapkan dapat meningkat menjelang mudik Lebaran, ketika risiko kecelakaan dan kerugian properti lebih tinggi dari biasanya.

Strategi Askrindo Hadapi Puncak Arus Mudik

Menjelang periode puncak mudik, Askrindo telah menyiapkan berbagai strategi untuk memastikan layanan klaim tetap responsif. Sistem yang digunakan memungkinkan pemantauan klaim secara real-time, sehingga setiap nasabah dapat memperoleh bantuan finansial tanpa harus menunggu lama.

Selain itu, produk asuransi mikro juga memberikan perlindungan tambahan bagi pelaku UMKM, yang sering meninggalkan kios, warung, atau gerobak usaha selama mudik. Perlindungan ini diharapkan mampu mengurangi risiko kerugian yang dapat mengganggu kelangsungan usaha mereka.

Kolaborasi dengan Mitra dan Lembaga

Askrindo juga bekerja sama dengan berbagai lembaga dan mitra untuk memperluas akses layanan. Bagi nasabah yang merupakan bagian dari program binaan BUMN, lembaga pemerintah, atau jaringan ritel seperti Alfamart, proses klaim dapat lebih cepat karena terintegrasi dengan institusi masing-masing.

Kerja sama ini merupakan bagian dari strategi Askrindo untuk memberikan perlindungan komprehensif, baik untuk individu maupun usaha, sehingga masyarakat dapat mudik dengan tenang dan aman.

Mudik Aman dengan Asuransi

Secara keseluruhan, langkah Askrindo dalam mengedukasi masyarakat dan menyediakan produk asuransi mudik menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. 

Dengan memanfaatkan asuransi kecelakaan diri dan asuransi mikro, pemudik dapat menghadapi risiko perjalanan dan risiko kehilangan aset dengan lebih aman.

Fankar Umran menekankan, perlindungan ini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk menjaga ketenangan pikiran selama perjalanan dan saat meninggalkan rumah atau tempat usaha. 

Strategi ini sejalan dengan upaya pemerintah dan berbagai pihak dalam memastikan mudik Lebaran 2026 berjalan lancar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index